fbpx

Simak ini!
Inilah trik menjual yang disukai banyak orang.

Saatnya Anda tahu cara beriklan yang disenangi orang, menggugah perasaan dan imajinasi.

Mungkin Anda pernah merasakan hal ini:

  • Sudah sering buat teks iklan, tapi sepi pembacanya?

  • Sering sebar iklan ke group-group tapi kerap tidak dapat respon?

  • Pengen buat iklan yang melibatkan perasaan saat dibaca?

  • Pengen tahu rahasia buat iklan jualan yang mudah dan disenangi orang?

Jika Anda mengalami salah satu hal di atas maka perlu Anda baca info ini hingga tuntas!

SADARKAH ANDA?

Bercerita merupakan cara komunikasi yang disukai banyak orang. Karena cerita adalah kebutuhan primer. Orang selalu ingin bercerita dengan pihak lain, selalu ada yang mau dibagi.

Cerita mengundang emosional pembaca, mengundang berimajinasi dan juga berasosiasi dengan tokoh.

DAN TAHUKAH ANDA?

Alangkah asyiknya jika jualan Anda berbasis cerita, produk Anda dikemas dalam bentuk cerita. Sehingga, insyaallah calon buyer larut dalam pemaparan, dia tanpa sadar telah masuk ke pengenalan produk Anda dan berpotensi terjadi pembelian _biizinillah_.

Tapi, pertanyaannya, dimana bisa belajar buat iklan seperti itu?

SEKARANG!

Saatnya Anda harus belajar. Karena sesungguhnya Anda bisa join dalam:

eCourse Story Telling

Taktik Jualan pakai Cerita Doang.

Inilah beberapa pembahasan yang Anda akan pelajari selama 3 hari:

  • Useful of Story Telling

  • Belajar dalam Cerita Sehari-hari

  • Think Word

  • Penentuan Emosional Pembaca

  • Merancang alur cerita dari awal hingga akhir

  • Opening cerita

  • Curhat dalam Story Telling

  • Penyisipan Kalimat Langsung

  • Penentuan Sudut Pandang Tokoh

  • AIDA Story Telling

  • Urgent Klimaks

  • Metaphor Story Telling

  • Sumber Story Telling

  • Stopping, Shocking, and Sticking Power

Waktu eCourse

Senin-Rabu, 13-15 Mei 2019

Pelaksanaan eCourse:

Group/Privat WA

Coach:

Kusnandar Putra

(Founder Tholibul Course)

Nah, sampai sini, Anda sudah membayangkan betapa menariknya ilmu Story Telling ini.

“NA’AM. SAYA TERTARIK IKUT. BTW, BERAPA INVESTASINYA?”

Awalnya mungkin Anda berpikir investasinya 500rb. Namun, hal itu keliru. Untuk program ini, tidak sampai 500rb. Untuk menjadi peserta eCourse ini hanya 199rb.

Khusus Anda yang daftar sebelum hari Ahad, 12 Mei 2019, Anda cukup berinvestasi 99rb.

Ya, cukup 500rb 99rb.

MANA ANDA PILIH, DAFTAR SEKARANG JUGA ATAU TERLEWATKAN INFO INI?

Segera join karena pendaftaran akan segera ditutup.

Setelah ditutup, kesempatan di atas akan hangus seluruhnya. Padahal, Anda sudah tahu, betapa menariknya apabila ilmu ini bisa diterapkan ke bisnis Anda.

Klik gambar di bawah ini untuk mendaftar

Ada Bonus 19 Ebook Setelah Anda Join

  • Aku Datang Tuk Mengajarmu, Nak! (201 hal)

  • Ayo Berkisah di Hadapan Murid (28 hal)

  • Bangun Rumah dari 0 (24 hal)

  • Bekal Sebelum Ceramah (80 hal)

  • Jika Engkau Malas Membaca (10 hal)

  • Saat Engkau Malas Menulis (13 hal)

  • Lelaki Sejati adalah yang Berani Melamar Pujaan Hati (51 hal)

  • Merenungi Hidup dalam Serpihan Sederhana (187 hal)

  • Quote tentang Masa Muda (10 hal)

  • Quotes Sampai Kapan Jomblomu (10 hal)

  • Rekam Jejak Menulisku (42 hal)

  • Slide Anak Muda Bangkitlah (13 hal)

  • Slide How to Create Islamic Article (30 hal)

  • Slide Kepemimpinan (16 hal)

  • Syubhat-Syubhat Cinta (32 hal)

  • Agar Tembus Penerbit (22 hal)

  • 78 Slide Dakwah Eksklusif

  • 48 Slide Dakwah Elegan

  • 40+ Slide dengan Hati

Apa kata alumnus eCourse Story Telling ini?

“Ilmunya sangat bermanfaat. Alhamdulillah. Jazaakallohu khoiron.”
(Fery)

“Alhamdulillah, materinya ringkas, penyampaianya mudah dicerna plus dilengkapi dengan study case dalam penerapnya, sehingga banyak pencerahan2 tentang storytelling, tinggal harus memperbanyak latihan2 dan membiasakan membuat cerita, by the way, saya ucapkan syukron katsiron, kepada pak kusnandar putra, sebagai coach dan owner tholabul course, semoga menjadi ilman naafi’a. Aamiin,”
(Muhammad Syifa)

“Makasiiih banyak ilmunya.”
(Annisa)

Inilah beberapa pebisnis yang telah merasakan manfaat ecourse-ecourse kami: