Kadang bagi kita yang senang membaca buku dan mengoleksinya, ada persoalan.

Apa itu?

LEMARI BUKUNYA

Apakah mau buat sendiri atau beli yang sudah jadi?

Orang tua saya pernah memberi hadiah lemari buku dari bahan serbuk kayu, tapi beberapa bulan kemudian kekuatan lemari itu melemah. Penahan bukunya melengkung. Mengikuti massa buku.

Akhirnya, terlihat tidak rapi.

Dengan demikian, saya inisiatif untuk buat desainnya sendiri, lalu saya bawa ke tukang kusen pintu jendela. Biarkan dia yang buat. Didiskusikan budgetnya.

Alhamdulillah. Selesai.


Untuk teman-teman yang mau juga melakukan hal yang sama, ini beberapa tips:

1. Pastikan dulu titik dimana lemari buku akan dipajang. Di kamar? Di dapur?

Saran saya, di ruang tamu saja. Agar tamu juga bisa membaca saat bersilaturahim.

Next, ukur lebar dan ketinggian lemari yang akan ditempatkan.

2. Desainlan lemari Anda. Berapa kolom buku ke atas dan horisontal. Ukur juga tiap kolom buku berapa tingginya (untuk buku yang disusun).

3. Silakan ke tukang kusen, diskusikan jenis kayunya, dicat, diplitur, dan harganya.

Bahkan diskusikan apakah ada biaya antar lemarinya jika sudah selesai.

4. Jika lemari sudah tiba, silakan masukkan buku Anda. Rapikan sesuai tema atau pertimbangan lain.

5. Bacalah buku Anda. Jangan sampai hanya sebagai hiburan panca indra.

Semoga berfaedah.[]