“Bisa desain web?”

Itu adalah pertanyaan yang sempat diajukan kepada saya.

Sahabat waktu itu, pengen mencari desainer web sebagai wasilah dakwah. Yaitu, dia sudah siap melebarkan dakwah ke luar negeri via website. Makanya, saya diajak.

Ini menarik.

Karena konsep berpikirknya “out of the box”. Di saat yang mainstrem bermain di lokal, ia menjajaki wilayah internasional. Dia sudah punya stok beberapa teman yang bisa mengtranslate dakwah ke dalam bahasa Inggris, lalu di-blow up ke website. Semoga bisa menjangkau banyak pembaca asing.

Keren, kan!

Namun, tentu, hal ini harus memerlukan kerja sama dengan beberapa pihak. Ada yang kuat basic bahasa asingnya, bisa desain web, matang di marketing, dsb.

Kesadaran yang menarik bagi saya, ialah para ikhwah dan akhwat yang bisa bahasa asing. Apakah bahasa Inggris atau Arab.

Ternyata sudah ada kesadaran dari teman parner saya itu. Dia punya perhatian dengan keahliaannya sendiri, lalu diejawantahkan ke ihwal translating.

Namun, bandingkan dengan sekarang ini. Khususnya yang sudah bisa berbahasa asing.

Mengapa tidak mencoba hal yang sama?

Mengapa tak sadar akan butuhnya pelebaran dakwah ini?

Mengapa tidak mengambil bagian?

Padahal ini adalah jalan kebaikan.

Rasulullah ﷺ bersabda,

ﻣَﻦْ ﺳَﻦَّ ﻓِﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺳُﻨَّﺔً ﺣَﺴَﻨَﺔً ﻓَﻌُﻤِﻞَ ﺑِﻬﺎ ﺑﻌْﺪَﻩُ ﻛُﺘِﺐ ﻟَﻪ ﻣﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮ ﻣﻦ ﻋَﻤِﻞَ ﺑِﻬَﺎ ﻭَﻻ ﻳَﻨْﻘُﺺُ ﻣِﻦْ ﺃُﺟُﻮﺭِﻫِﻢْ ﺷَﻲْﺀٌ

“Barang siapa yang membuat jalan kebaikan dalam Islam, kemudian amalan tersebut tetap diamalkan setelahnya, maka akan dituliskan baginya ganjaran pahala orang-orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka.
(HR. Muslim)

Kita lihat, ribuan sarjana dari ragam jurusan bahasa Asing. Tapi, mungkin masih minim yang mencoba untuk menerjemahkan tulisan para ulama atau masyaikh, sedikit yang mentranslate ceramah para astatidz ke dalam bahasa Inggris–misalnya.

Ingat, bahasa adalah sarana.

Tanpa bahasa, akan sulit terjamah untuk orang lain.

Kawan…

Nabi ﷺ pernah bersabda tentang agama Islam,

ﺍﻟﺪِّﻳﻦُ ﺍﻟﻨَّﺼِﻴﺤَﺔُ

“Agama ini adalah nasihat.”

Maka, butuh kesadaran kita semua. Ambil bagian.[]

🖊Abu Abdirrahman