Apa saja yang menarik dituliskan bagi seorang guru?

*Pertama adalah menulis kisah.*

Jadi, sebagai guru, sebenarnya banyak potensi menuliskan hal-hal yang sifatnya mungkin sederhana, monumental, insidental, tapi itu bisa menjadi inspirasi dalam bentuk kisah.

Contoh, ketemu siswa yang nakal, kemudian melihat ada sahabatnya yang memberikan pencerahan. Lalu, ia berubah.

Nah, itu bisa menjadi kisah yang menarik!

Ketemu seorang siswa yang dahulunya begitu berat untuk dididik, lalu ada memberikan sedikit inspirasi dari ayat atau hadits kemudian dia tersadarkan, tentu ini menarik untuk dibagikan.

Jadi, kisah-kisah harian guru, itu menarik sekali. Banyak guru yang berbeda-beda dalam hal seperti ini. Mungkin saja guru yang di desa, beda dengan guru di kota. Guru negeri, beda dengan guru di swasta.

Pelajaran kesabaran guru yang ada di Jakarta, beda dengan pelajaran kesabaran untuk yang ada di Sulawesi.

Ini menjadi unik.

Beda guru, beda kisah! Sarapan dalam mengambil makna, mengambil hikmah, pasti beragam.

*Kedua, menulis teknik-teknik mengajar.*

Bagaimana kiat-kiat mengajar?
Cara hafal hadits?
Gimana jadi penghafal Alquran?
Trik hafal rumus sains?

Itu yang bisa menjadi inspirasi bagi pembaca.

Bisa jadi pembaca Anda adalah seorang guru atau orang tua. Sehingga menginspirasi banyak orang pastinya, karena akan menjadi estafet amal jariyah.

Insyaallah.

*Ketiga, menuliskan hobi.*

Guru, apa hobimu?

Itu bisa disharingkan. Entah itu hobi nulis, membaca, menjahit, yuk dibagi sama pembaca.

Pembahasan _”How to”_ memang tidak basi, selalu saja ingin ditahu. Karena itu adalah skill yang setiap orang ingin berkembang.

So, 3 poin inilah yang bisa digarap oleh guru.

Pilih mana?

✏Abu Abdirrahaman
🌴 _Menulis dengan Cara Bicara_