fbpx

 

Tahun 2012, di wall FB, tiba-tiba saja ada gambar menarik diselingi kalimat,

“Buanglah Pacar Anda pada Tempatnya”

Itu membuat saya tersenyum sedikit. Saya berpikir apakah pacar di sini berkonotasi “sampah” atau manusia.

Sebab selogan “Buanglah…” setidaknya memberikan persepsi bahwa kata selanjutnya adalah “sampah”.

Hmm. Perlu tinjauan ulang.

Entah alasan apa si pembuat gambar di atas mendesain seperti itu. Seolah-olah pacar itu bahan rongsukan, busuk, etc.

Benar, tidak, ya?

Apalagi di zaman ini, rasanya pemuda malu jika tanpa pacar. Kata mereka, “Nikmati masa muda.”
Ah, ini akal-akalan. Sengaja menabur asumsi demi tabiat “miring”.

“Buanglah Pacarmu pada Tempatnya”, apa sebenarnya defenisi pacar itu?

Apakah sejenis daun yang dipakai menghiasi tangan?
Atau pacar bersinonim dengan buah “acar”?

Rasanya pelik menginterpretasikan makna pacar. Semua orang memiliki defenisi majemuk. Namun, kini coba kita lihat, kayaknya ada kesamaan jika ditinjau dari visi dan misi pacaran.

Satu kata saja: MEMILIKI.

Sehingga menimbulkan pertanyaan bagi aktor pacaran,

“Apa yang mau DIMILIKI?”

Fisik?
Harta?
Cantik?
Bahkan ‘Kegadisan’?
Nauzdubillah.

Sudahlah. Sedikit malu menjawabnya. Toh, setiap hari tontonah di TV yang memberikan pemulus untuk berpacaran. Jamak hari ini, tontonan TV tidak lagi mendidik, mayoritas merusak dengan halus. Belum lagi falisitas smartphone yang membuat chatting dengan lawan jenis makin gesit.

Orang tua pun sudah lepas tangan. Dan sang anak gamang akan karakter dan nilai-nilai akhlak islam.

Pacaran, sudah menjadi topik persekolahan umum anak-anak. Pacaran telah menjadi hal unik untuk kalangan aktivitis dengan mengejawantahkan istilahnya. Apakah itu taarufan, tanya kabar, dsb.

Teringat saya dengan pengantar sebuah buku yang menyadarkan diri, kira-kira seperti ini, “Hidup bukan untuk main-main. Semua mengandung resiko. Maka, pilihlah jalan yang terbaik.”

Saatnya yang sedang berpacaran “membuang” pacarnya. Alias putus. Lalu, beramal shalih.

Saatnya orang tua dan guru bekerjasama meretas pelik dunia tentang pacaran ini.

‚úŹKusnandar Putra
https://kusnandarputra.com